Torino vs Napoli: Prediksi Jitu Serie A

Slidik .com
Pasang

Napoli kembali beraksi di Serie A setelah jeda internasional dengan tujuan melanjutkan performa impresif mereka. Sang juara bertahan akan bertandang ke markas Torino, Stadio Olimpico Grande Torino, pada Sabtu malam waktu Italia, dengan ambisi meraih kemenangan ketiga berturut-turut.

Meskipun diunggulkan, Napoli tidak boleh meremehkan tuan rumah. Torino mungkin sedang berjuang di papan bawah klasemen, tetapi sejarah membuktikan bahwa mereka mampu memberikan perlawanan sengit di kandang sendiri – terutama jika Napoli sedikit lengah setelah jadwal padat di kompetisi Eropa.

Era Antonio Conte: Mentalitas Juara Napoli yang Tak Lekang

Kemenangan dramatis atas Genoa sebelum jeda internasional menunjukkan karakter sejati Napoli di bawah asuhan Antonio Conte. Sempat tertinggal hingga menit ke-60, Frank Anguissa berhasil menyamakan kedudukan melalui sundulan keras, sebelum Rasmus Hojlund memastikan kemenangan dengan gol penentu di menit ke-75.

Itu adalah tiga poin krusial yang diraih hanya beberapa hari setelah kemenangan penting di Liga Champions melawan Sporting Lisbon, di mana Hojlund juga mencetak dua gol. Striker Denmark tersebut sedang dalam performa puncak dengan empat gol dalam enam pertandingan Serie A, ditambah empat gol dalam empat pertandingan internasional.

Baca Juga....!!!  Hasil Undian Denmark Open 2025 - Fajar/Fikri Sudah Jadi Unggulan, Jafar/Felisha Langsung Jumpa Unggulan Kesatu

Conte, yang dikenal sangat tidak menyukai kekalahan, sempat merasa frustrasi setelah timnya mengalami kekalahan beruntun dari Manchester City dan AC Milan. Namun, dua kemenangan terakhir telah mengembalikan stabilitas dan aura juara Napoli. Kini, mereka sejajar dengan AS Roma di puncak klasemen dengan 15 poin.

Napoli juga memiliki rekor yang mengesankan saat bermain di Turin. Dalam 10 pertemuan terakhir di kandang Torino, Partenopei telah menang delapan kali dan hanya kebobolan sekali dalam enam kunjungan terakhir. Dengan catatan yang kuat seperti itu, Napoli jelas berangkat dengan kepercayaan diri yang tinggi.

Torino di Bawah Marco Baroni: Masih Mencari Konsistensi

Sebaliknya, situasi Torino masih jauh dari ideal. Di bawah pelatih baru Marco Baroni – yang secara ironis pernah mencetak gol penentu Scudetto untuk Napoli pada tahun 1990 – Granata hanya mampu meraih satu kemenangan dari enam pertandingan Serie A musim ini.

Baroni memang berusaha membangun kembali identitas tim, tetapi hasilnya belum terlihat jelas. Torino saat ini berada di posisi ke-16 dengan pertahanan terburuk di liga, kebobolan lebih dari dua gol per pertandingan.

Baca Juga....!!!  Persija: Runtuhkan Tembok Baja Persebaya!

Pertandingan terakhir sebelum jeda menjadi cerminan ketidakkonsistenan mereka. Menghadapi Lazio di Olimpico, Torino sempat unggul 3-2 melalui gol Che Adams dan Saul Coco, tetapi kehilangan konsentrasi di injury time sehingga harus puas dengan skor 3-3.

Ironisnya, itu adalah pertama kalinya dalam setahun Torino mampu mencetak tiga gol dalam satu pertandingan Serie A – tetapi tetap gagal meraih kemenangan.

Lebih buruk lagi, Torino gagal mencetak satu pun gol dalam empat pertandingan kandang terakhir di liga. Rekor itu menjadi sinyal bahaya menjelang kedatangan Napoli yang memiliki pertahanan solid dan serangan efektif.

Kondisi Tim: Napoli Krisis Gelandang, Torino Andalkan Simeone

Napoli masih belum bisa menurunkan Romelu Lukaku yang belum pulih sepenuhnya, namun Rasmus Hojlund siap kembali memimpin lini depan. Billy Gilmour kemungkinan akan menggantikan Stanislav Lobotka yang cedera, sementara Matteo Politano masih diragukan tampil.

Di sisi lain, bek tengah Alessandro Buongiorno – mantan pemain Torino – sudah kembali berlatih, tapi belum tentu turun sejak awal. Amir Rrahmani masih absen, membuat Conte harus kembali mengandalkan duet Juan Jesus dan Beukema di jantung pertahanan.

Baca Juga....!!!  Bagaimana Peluang Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026? ASA Wajib Menang Lawan Irak

Torino juga dilanda badai cedera. Tino Anjorin, Ardian Ismajli, dan Perr Schuurs semuanya masih menepi. Che Adams kemungkinan tetap memulai dari bangku cadangan, dengan Giovanni Simeone dipercaya sebagai ujung tombak menghadapi mantan klubnya.

Perkiraan Susunan Pemain

Berikut adalah perkiraan susunan pemain untuk kedua tim:

  • Torino (4-3-2-1):
    Israel; Lazaro, Coco, Maripan, Biraghi; Casadei, Asllani, Tameze; Ngonge, Vlasic; Simeone.

  • Napoli (4-2-3-1):
    Meret; Di Lorenzo, Beukema, Jesus, Spinazzola; Gilmour, Anguissa; Neres, De Bruyne, McTominay; Hojlund.

Prediksi Skor Torino vs Napoli

Torino mungkin memiliki semangat baru, tetapi sulit membayangkan mereka mampu menahan gempuran Napoli yang sedang tajam dan penuh kepercayaan diri. Conte dikenal sebagai pelatih yang tidak memberi ampun pada tim lemah, dan momentum Napoli sedang sangat positif.

Prediksi akhir: Torino 0-2 Napoli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *