Seorang Ketua RT di Rengasdengklok Karawang Tenggelam di Empang Saat Buang Sampah

Slidik .com
Pasang

Seorang Ketua RT di Rengasdengklok Karawang Tenggelam di Empang Saat Buang Sampah, Pencarian Terus Dilakukan

 

KARAWANG, [slidik.com] — Warga Dusun Rengasjaya 1, Desa Rengasdengklok Selatan, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, digemparkan oleh insiden tragis tenggelamnya seorang tokoh masyarakat setempat. Ketua Rukun Tetangga (RT), Takwadi (65), dilaporkan hilang setelah diduga jatuh ke dalam empang saat hendak membuang sampah pada Senin sore (27/10/2025).

 

Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, korban yang sehari-hari dikenal aktif itu diduga tenggelam di empang saat sedang menunaikan aktivitas rutinnya.

 

Kronologi Kejadian

 

Menurut Adang (55), seorang perangkat desa sekaligus saksi mata pertama, insiden bermula ketika ia sedang memotong rumput di sekitar area empang. Ketegangan mencuat ketika Adang tiba-tiba mendengar teriakan minta tolong yang berasal dari arah air.

 

“Saya sedang memotong rumput, lalu ada suara minta tolong dari empang. Saya langsung lari ke sana,” ujar Adang kepada slidik.com di lokasi kejadian.

 

Baca Juga....!!!  RS Hastien Karawang Bantah Tudingan Malpraktik, Ungkap Detail Perawatan Pasien Diabetes dengan Infeksi Berat

Namun, saat Adang bergegas mendekat, ia tidak lagi menemukan korban. Di tepi empang, saksi hanya mendapati becak yang biasa digunakan korban untuk mengangkut sampah serta sepasang sandal milik Takwadi. Diduga kuat, korban terjatuh ke dalam air sesaat setelah atau saat akan membuang sampah dari becaknya.

 

“Saat saya sampai, hanya ada becak dan sandal beliau (Takwadi) di pinggir. Korban sudah tidak terlihat KARAWANG – Seorang Ketua Rukun Tetangga (RT) di Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, dilaporkan hilang dan diduga tenggelam di sebuah empang setelah hendak membuang sampah. Peristiwa tragis ini menggemparkan warga Dusun Rengasjaya 1, Desa Rengasdengklok Selatan, pada Senin sore (27/10/2025).

 

Korban diketahui bernama Takwadi (65), yang merupakan Ketua RT setempat di Dusun Rengasjaya 1. Insiden terjadi sekitar pukul 16.30 WIB di area empang Desa Rengasdengklok Selatan.

 

Kronologi Berdasarkan Saksi Mata

 

Menurut keterangan saksi, korban terakhir kali terlihat membawa becak yang biasa ia gunakan untuk membuang sampah. Saksi mata pertama yang menemukan adanya dugaan musibah adalah Adang (55), seorang perangkat desa.

Baca Juga....!!!  Alumni Mubtadiat Lirboyo Kecam Keras Tayangan Trans 7 Yang Melecehkan Pengasuhnya

 

Adang menuturkan, saat kejadian, ia sedang memotong rumput di sekitar area empang. Tiba-tiba, ia mendengar teriakan minta tolong dari arah air.

 

“Begitu saya dengar suara minta tolong, saya langsung berlari ke lokasi. Tapi di sana cuma ada becak dan sandalnya Pak RT. Korbannya sudah tidak kelihatan,” ujar Adang, menggambarkan ketegangan saat ia mendatangi sumber suara.

 

Perangkat desa tersebut kemudian hanya menemukan barang bukti berupa becak dan sepasang sandal milik Takwadi di tepi empang. Kuat dugaan, korban yang sudah lanjut usia tersebut terperosok atau jatuh ke dalam empang saat membuang muatan sampahnya.

 

Pencarian Melibatkan Warga dan Aparat

 

Hingga malam hari, proses pencarian korban terus dilakukan secara intensif. Puluhan warga setempat didampingi aparat desa dan petugas kepolisian dari Polsek Rengasdengklok telah memadati lokasi untuk menyisir area empang.

 

Petugas kepolisian bersama Satuan Tugas (Satgas) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kecamatan Rengasdengklok juga telah mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), memasang garis pembatas, dan membantu upaya pencarian bersama masyarakat.

Baca Juga....!!!  Bimaspol Di Bentak Warga Saat Tegur Pendirian Tenda di Akses PNR-GCC Bekasi

 

Mengingat kondisi cuaca dan minimnya penerangan di malam hari, proses pencarian menghadapi kendala. Pihak berwenang mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati saat beraktivitas di sekitar kawasan perairan, terutama bagi warga lanjut usia.

 

“Proses pencarian masih berlangsung. Kami akan berkoordinasi dengan Tim SAR lebih lanjut untuk memaksimalkan upaya penemuan korban,” terang salah satu petugas di lokasi.

 

Keluarga dan warga berharap agar Ketua RT yang dikenal aktif ini dapat segera ditemukan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *