Bimaspol Di Bentak Warga Saat Tegur Pendirian Tenda di Akses PNR-GCC Bekasi
KARANGBAHAGIA, KABUPATEN BEKASI – Sebuah ketegangan melibatkan anggota Pembinaan Masyarakat Kepolisian (Bimaspol) dan seorang warga terjadi di Desa Sukaraya, Kecamatan Karangbahagia, Kabupaten Bekasi, pada Rabu malam (22/10/2025). Insiden ini dipicu oleh peneguran terhadap pendirian sejumlah tenda pengungsian di badan jalan yang hampir menutup akses utama menuju Perumahan Puri Nirwana Residence (PNR).
Pendirian tenda-tenda tersebut diduga dilakukan oleh warga yang terdampak penertiban bangunan liar di sepanjang aliran sungai sekunder oleh Pemerintah Kabupaten Bekasi beberapa waktu sebelumnya.
Bimaspol Desa Sukaraya berinisial W merespons laporan warga terkait gangguan ketertiban dan akses jalan. Anggota kepolisian dari Polsek Cikarang Utara itu kemudian mendatangi lokasi untuk memberikan imbauan persuasif agar warga memindahkan atau mengatur ulang tenda-tenda mereka demi menjaga akses keluar-masuk lingkungan.
Namun, upaya dialog tersebut berubah menjadi adu mulut yang memanas. Seorang pria berpeci yang diidentifikasi berinisial AS secara tiba-tiba mencaci maki dan membentak petugas Bimaspol.
Rekaman video yang dengan cepat menyebar di media sosial dan grup-grup komunikasi warga menunjukkan pria tersebut melontarkan kata-kata yang tidak pantas kepada petugas kepolisian saat menjalankan tugasnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi yang dikeluarkan oleh pihak Kepolisian Resor (Polres) Metro Bekasi maupun Pemerintah Kabupaten Bekasi perihal kronologi detail insiden, penyebab utama eskalasi konflik, dan langkah hukum atau mediasi yang akan ditempuh pasca-kejadian tersebut. Kasus ini menyoroti kompleksitas masalah penertiban lahan dan penanganan warga terdampak di wilayah Kabupaten Bekasi.














